Lyric Context Universe
ini suara hati yang lantang terekam kegelisahan
dengarlah oh dengarlah
barisan muda bergerak menggantikan yang berserak
ini suara hati yang lantang terekam kegelisahan
dengarlah oh dengarlah
barisan muda bergerak menggantikan yang berserak
patah hati
dengarlah tidak kau suara itu
dengarlah tidak kau suara itu
patah hati
dengarlah tidak kau suara itu
dengarlah tidak kau suara itu
menemani disetiap waktu
dengarlah sayangku
tiada yang lain saat ini
menemani disetiap waktu
dengarlah sayangku
tiada yang lain saat ini
menyinari dunia
dengarlah duhai kekasih
hidup tak selamanya indah
menyinari dunia
dengarlah duhai kekasih
hidup tak selamanya indah
tampilkan kebajikan seorang ibu
dengarlah detak jantung benihku
yang ku tanam dirahimmu
tampilkan kebajikan seorang ibu
dengarlah detak jantung benihku
yang ku tanam dirahimmu
menjelang pemilu
galang rambu anarki dengarlah
terompet tahun baru
menjelang pemilu
galang rambu anarki dengarlah
terompet tahun baru
bukan ini yang kita mahu ku ingin kembalikan cinta
dengarlah kata hatiku
sebenarnya ku tak bisa dengan yang lain
bukan ini yang kita mahu ku ingin kembalikan cinta
dengarlah kata hatiku
sebenarnya ku tak bisa dengan yang lain
tonggak bangsa ternyata tak tenggelam
dengarlah nyanyi mereka kawan
melengking nyaring menembus awan
tonggak bangsa ternyata tak tenggelam
dengarlah nyanyi mereka kawan
melengking nyaring menembus awan
utarakan utarakan utarakan
dengarlah kawan disana bercerita
pelan dia berbisik pelan dia berkata-kata
utarakan utarakan utarakan
dengarlah kawan disana bercerita
pelan dia berbisik pelan dia berkata-kata
oh nona manisku
dengarlah seruanku
jangan kau permainkan
oh nona manisku
dengarlah seruanku
jangan kau permainkan
bahwa dunia rindukan senyummu
dengarlah indah suara rintik hujan
yang turun membasahi bumi memeluk tanah gersang
bahwa dunia rindukan senyummu
dengarlah indah suara rintik hujan
yang turun membasahi bumi memeluk tanah gersang
ku harus lupakan keberadaanmu
dengarlah oh tuhan
suara kecewaku
ku harus lupakan keberadaanmu
dengarlah oh tuhan
suara kecewaku
dimata tuhan kita tak berbeda
dengarlah suara
mengajak kita
dimata tuhan kita tak berbeda
dengarlah suara
mengajak kita
aku kehilanganmu
dengarlah kasih desah hati
hanya kau satu di hatiku
aku kehilanganmu
dengarlah kasih desah hati
hanya kau satu di hatiku
kudapat memendam seluruh rasa ini
dengarlah jeritan hatiku untukmu
oh oh whoa oh
kudapat memendam seluruh rasa ini
dengarlah jeritan hatiku untukmu
oh oh whoa oh
engkau lelaki kelak sendiri
nak dengarlah bicara bapakmu
yang kenyang akan hidup terang dan redup
engkau lelaki kelak sendiri
nak dengarlah bicara bapakmu
yang kenyang akan hidup terang dan redup