Lyric Context Universe
kita memandang langit yang sama
jauh di mata namun dekat di hati
dering teleponku membuatku tersenyum di pagi hari
kita memandang langit yang sama
jauh di mata namun dekat di hati
dering teleponku membuatku tersenyum di pagi hari
tapi entah mengapa
kaulah yang selalu di hati
kusadar engkau datang
tapi entah mengapa
kaulah yang selalu di hati
kusadar engkau datang
ada sebongkah permata
namun duri di hati
sungguh perih tak tertahan
ada sebongkah permata
namun duri di hati
sungguh perih tak tertahan
ada sebongkah permata
namun duri di hati
sungguh perih tak tertahan
ada sebongkah permata
namun duri di hati
sungguh perih tak tertahan
start
tertulis nama di hati
sentuh rasa terdalam di jiwa
start
tertulis nama di hati
sentuh rasa terdalam di jiwa
yang menangis lupakanlah aku
senja di hati
lidah gelombang jilati batinku
yang menangis lupakanlah aku
senja di hati
lidah gelombang jilati batinku
senyum indahmu menanti
tinggalkan luka di hati
aku tlah salah memilih
senyum indahmu menanti
tinggalkan luka di hati
aku tlah salah memilih
hadirmu selalu di sini
kasihmu selalu di hati
di hati
hadirmu selalu di sini
kasihmu selalu di hati
di hati
meski kini terpisah lagi
tak ku risaukan kau selalu di hati
kau jalani yang tak bertepi
meski kini terpisah lagi
tak ku risaukan kau selalu di hati
kau jalani yang tak bertepi
meski tak ada yang abadi
tapi kamu kan selalu di hati
kemanapun dua kaki ini melangkah nanti
meski tak ada yang abadi
tapi kamu kan selalu di hati
kemanapun dua kaki ini melangkah nanti