Our context engine found "hanya untuk berkunjung di teduh matamu" used in 1 musical pieces, reflecting its semantic importance.Explore how artists use this specific phrasing in their creative work.
hanya untuk berkunjung di teduh matamu
Singer: kahitna
kalau rindu kupunya selalu saja
hanya untuk berkunjung di teduh matamu
tak ada. tak ada lagi
kalau rindu kupunya selalu saja
hanya untuk berkunjung di teduh matamu
tak ada. tak ada lagi