Lyric Context Universe
yang harus ku genggam dan ku pegang
maafkanlah aku
karena ku tak bisa mencintai
yang harus ku genggam dan ku pegang
maafkanlah aku
karena ku tak bisa mencintai
selalu terpanjat untukku
oh. oh mama maafkanlah aku
oh. oh sungguh besar cintamu
selalu terpanjat untukku
oh. oh mama maafkanlah aku
oh. oh sungguh besar cintamu
selalu terpanjat untukku
oh. oh mama maafkanlah aku
oh. oh sungguh besar cintamu
selalu terpanjat untukku
oh. oh mama maafkanlah aku
oh. oh sungguh besar cintamu
namun hangat bibirmu redakan duka
maafkanlah aku acuhkan dirimu
waktu pertama kali tersenyum padaku
namun hangat bibirmu redakan duka
maafkanlah aku acuhkan dirimu
waktu pertama kali tersenyum padaku
rasa ini ingin kuakui
kekasihku maafkanlah aku
jika tak mampu bahagiakanmu
rasa ini ingin kuakui
kekasihku maafkanlah aku
jika tak mampu bahagiakanmu
tuk bisa menebus dosaku kepadamu
maafkanlah aku yang menyakitimu
aku tidak pernah menyangka bisa begini
tuk bisa menebus dosaku kepadamu
maafkanlah aku yang menyakitimu
aku tidak pernah menyangka bisa begini
start
maafkanlah aku belahan hati
tak ingin ku khianati
start
maafkanlah aku belahan hati
tak ingin ku khianati
menetaskan setiaku menafikan engkau disana
maafkanlah aku cepat ku kembali
kualunkan rinduku selepas aku kembali pulang
menetaskan setiaku menafikan engkau disana
maafkanlah aku cepat ku kembali
kualunkan rinduku selepas aku kembali pulang
terpaksa ku jilat lagi ludahku
maafkanlah aku tak mampu
meraih merdekamu
terpaksa ku jilat lagi ludahku
maafkanlah aku tak mampu
meraih merdekamu
bung karno. aku bersimpuh di makammu
maafkanlah aku yang cengeng
hei
bung karno. aku bersimpuh di makammu
maafkanlah aku yang cengeng
hei
kulukis putihmu lewat lagu
maafkanlah aku
bagai bening mata air
kulukis putihmu lewat lagu
maafkanlah aku
bagai bening mata air
hatiku t'lah salah mengerti
maafkanlah aku t'lah
ubah jalanmu
hatiku t'lah salah mengerti
maafkanlah aku t'lah
ubah jalanmu