sekian manusia resah menatap wajah sesamanya
petaka menimpa diri dan dalam hatinya berkata
menjelang saat ajal daku membayang
peringatan kah bagi kita?
karena kita tlah saling cinta harta benda dan kuasa
dan tanpa pandang keadilan
tiada seorangpun kuasa menekan
miskin kaya kana petaka yang sama
akhirnya ku merenung pula
mengapa bencana alam meraja?
mungkinkah kau merenung juga?
mengapa bencana alam meraja?
oh oh ampunilah yang kuasa