kemarin kulihat awan membentuk wajahmu
desah angin meniupkan namamu
semalam bulan sabit melengkungkan senyummu
tabur bintang serupa kilau auramu
firasatku ingin kau tuk cepat pulang
alirnya bagai sungai yang mendamba samudera
ku tahu pasti kemanakan ku bermuara
ku percaya alam pun berbahasa
ada makna di balik semua pertanda
firasat ini rasa rindukah atau kah hanya bayang
firasatku ingin kau tuk cepat pulang
firasatku ingin kau tuk cepat pulang
firasatku ingin kau tuk cepat pulang