figura renata
puisikan bayang kelam
menantikan geram reda
bilamana dia datang
sedetikpun kembali pulang
biarkan berterus terang
hingga tenang
puisikan semerbak hujan
merangsang ingatan
menggantikan kelam
puisikan
semerbak hujan
nananananananana
nanananana
bersabarlah sementara
biarkan sinarnya
selimuti raga
hingga kau merasa penat yang tak terbendung itu
terhilang dan sirna
dihempas sang surya
kini yang tersisa luapan samudera membiru