bocah telanjang dada di pesisir
tunggu kembalinya bapak tercinta
yang pergi tebarkan jala disana
berjuang diatas perahu tunggakan kud
ibu dengan kebaya yang kemarin
setia dari balik dapur menanti
suaminya telah seminggu pergi
tinggalkan rumah tinggalkan sejengkal harapan
sambil berlari sang bocah hampiri bapak
tagih janji yang dipesan ketika pergi
hanya memandang dengan senyum pasti
sekilas terlintas hutang hutang yang membelit
menangis keras tetap tagih janji
perahu tunggakan kud belum terbayar
belum lagi tagihan rentenir seberang jalan
nelayan kecil hasil kecil nasibpun kecil
menjerat jala dihantam kerasnya gelombang
perahu tunggakan kud belum terbayar