walau akhirnya pasti mati
yang singgah didepan mata kita
lusuhnya kain bendera dihalaman rumah kita
bukan satu alasan untuk kita tinggalkan
banyaknya persoalan yang datang tak kenal kasihan
memburu kala haru dengan cara main kayu
tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
memburu kala haru dengan cara main kayu
tinggalkan bekas biru lalu pergi tanpa ragu
apakah selamanya politik itu kejam?
apakah selamanya dia datang tuk menghantam?
ataukah memang itu yang sudah digariskan
memperkosa hak hak sewajarnya
pengecut lari terkencing kencing
lalu sibuk mencari kambing hitam
selusin kepala tak berdosa
berteriak hingga serak didalam negeri yang congkak
lalu senang dalang tertawa