Lyric Context Universe
tak berharap kau kan kembali
kini dia telah patah hatinya
memilihku tuk menjadi miliknya
tak berharap kau kan kembali
kini dia telah patah hatinya
memilihku tuk menjadi miliknya
dimanakah bagian itu maukah kau tahu
sentuhlah dia tepat di hatinya
dia kan jadi milikmu selamanya
dimanakah bagian itu maukah kau tahu
sentuhlah dia tepat di hatinya
dia kan jadi milikmu selamanya
adakah di sana
bisa menerima aku setulus hatinya
ku akui aku tidak sempurna
adakah di sana
bisa menerima aku setulus hatinya
ku akui aku tidak sempurna
start
aku sayapnya tambatan hatinya
yang mengilhami tiap langkah hidupnya
start
aku sayapnya tambatan hatinya
yang mengilhami tiap langkah hidupnya
menunggu memang kesal juga resah menanti jawabannya
apa yang ada dihatinya
dihatinya
menunggu memang kesal juga resah menanti jawabannya
apa yang ada dihatinya
dihatinya
cinta dan
hatinya yang terbuka
aku menyayanginya
cinta dan
hatinya yang terbuka
aku menyayanginya
perempuan di paruh waktu
hatinya teguh ditempa kalut
lelaki di ujung tanduk
perempuan di paruh waktu
hatinya teguh ditempa kalut
lelaki di ujung tanduk
tapi aku manusia
yang mudah sakit hatinya
mungkin memang nasibku
tapi aku manusia
yang mudah sakit hatinya
mungkin memang nasibku
ingin tahu di mana
kita kan menaruh hatinya
oh
ingin tahu di mana
kita kan menaruh hatinya
oh
sepetak tanah paman di desa di gusur
sakit hatinya tak berdaya
hanya ada menangis
sepetak tanah paman di desa di gusur
sakit hatinya tak berdaya
hanya ada menangis
akulah lelaki diantara dua hati
hatinya hanyalah untukku
namun hatimu juga diriku
akulah lelaki diantara dua hati
hatinya hanyalah untukku
namun hatimu juga diriku
sedikit teoligi
lisa matanya buram mungkin hatinya suram
ia mulai bertanya untuk apa di sini
sedikit teoligi
lisa matanya buram mungkin hatinya suram
ia mulai bertanya untuk apa di sini
benarkah kini dia
wanita yang kukenal hatinya
aku tak bisa memahami
benarkah kini dia
wanita yang kukenal hatinya
aku tak bisa memahami
ya menjadi einstein di masa depan
kuingin duduk di sampingnya dan mencontek isi hatinya
saat kubertanya pada teman-teman
ya menjadi einstein di masa depan
kuingin duduk di sampingnya dan mencontek isi hatinya
saat kubertanya pada teman-teman
duka karena bencana
petaka menimpa diri dan dalam hatinya berkata
besarkah dosa hamba?
duka karena bencana
petaka menimpa diri dan dalam hatinya berkata
besarkah dosa hamba?
duka karena bencana
petaka menimpa diri dan dalam hatinya berkata
besarkah dosa hamba?
duka karena bencana
petaka menimpa diri dan dalam hatinya berkata
besarkah dosa hamba?
tak sampai hatiku menduakannya
tak sanggup sakiti hatinya
tinggalkanku
tak sampai hatiku menduakannya
tak sanggup sakiti hatinya
tinggalkanku
perempuan malam diikat tali
di hidup di mimpi di hatinya
aku hanya lihat dari jembatan
perempuan malam diikat tali
di hidup di mimpi di hatinya
aku hanya lihat dari jembatan
jahatnya tetap
hatinya hitam
baju berkilau
jahatnya tetap
hatinya hitam
baju berkilau
berulang kali aku mencoba
mengerti hatinya tak bisa
uh
berulang kali aku mencoba
mengerti hatinya tak bisa
uh